Senin, 13 Juni 2016

ONE DAY ONE JUZ

SATU HARI SATU JUZ

MINGGU (7/9) pukul 07.00 WIB area Monumen Pahlawan Trip di Jalan Ijen kota Malang berubah sahdu. 40 Anggota komunitas One Day One Juz (ODOJ) atau disebut juga Odojer Malang menggelar ngaji on the street (Ngaos) di sana dengan tema Membumikan Al-Quran di Bumi Arema.

Komunitas dengan motto sasajuz (salam satu juz) ini bertekat membudayakan dan membiasakan membaca Al-Quran di manapun mereka berada. Motto yang mengubah mindset bahwa mengaji itu dapat dilaksanakan di manapun. Al Quran tak hanya dibaca di rumah atau di masjid/ musholla saja. Al Quran bisa dibaca di taman, tempat rekreasi, kantor, kampus, bahkan saat menunggu antrean sekalipun. Komunitas Odojer mengajak umat muslim membaca Al Quran sebagai bagian dari gaya hidup dan meningkatkan kebanggaan untuk lebih mencintai dan mengamalkan isi Al Quran.

Odojer lahir setahun silam yang kini berkembang melalui media sosial WhatsApp, dengan member 80.000 lebih yang tersebar hingga ke luar negeri. Bagi yang ingin bergabung, bisa mengintip tata caranya di website ODOJ. ODOJ sebagai ide brilian yang dicetuskan untuk membiasakan umat Islam membaca Al Quran satu juz dalam satu hari.

Banyak metode yang dapat digunakan untuk menuntaskan satu juz dalam satu hari. Salah satunya adalah metode mudah, namun sangat memotivasi yakni dengan rumus 2x5 alias dua lembar setiap selesai salat wajib. Metode ini sangat efektif dan hadirnya ODOJ membuat anggotanya meluangkan waktu untuk membaca Al Quran setiap hari.

Odojer Malang berkumpul tepat di trotoar depan monumen pahlawan Trip untuk bersama-sama membaca ayat suci Al Quran dengan target satu juz. Dilanjutkan dengan game-game ringan agar anggota Odojer Malang lebih kenal dan lebih dekat satu sama lain. Ngaos minggu pagi itu dilakukan hingga pukul 09.00 WIB.

Mungkin masyarakat awam yang belum mengenal kegiatan Ngaos ODOJ yang menyaksikan jamaah sedang mengaji akan heran dan merasa aneh dengan aktivitas yang tidak biasa dilakukan. Namun, dari sinilah virus one day one juz akan menular ke masyarakat sehingga dampak jangka panjangnya membaca Al Quran di ruang publik jamak dilakukan.

Semoga para pecinta Al Quran di Malang semakin bertambah, dan bagi yang sudah bergabung di komunitas ODOJ semoga dimudahkan menjaga keistiqomahan untuk terus mengaji setiap hari satu juz. Semoga...
           

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak


http://surabaya.tribunnews.com/2014/10/05/satu-hari-satu-juz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar